Menuju Jakarta MAS [Bagian 3] PDF Cetak E-mail
Pandangan
Senin, 29 Juni 2009 22:18

STRATEGI DAN KEBIJAKAN DASAR

A. Pengentasan Kemiskinan

Kemiskinan adalah kejahatan terbesar bagi kemanusiaan. Kemiskinan membuat jutaan rakyat miskin tidak mendapatkan haknya untuk hidup bebas dari rasa lapar dan takut, bebas dari kebodohan dan kesakitan, bebas dari pelacuran dan perbudakan sesama manusia, dan bebas dari berbagai tragedi kemiskinan lainnya. Kemiskinan juga adalah sumber segala masalah sosial-kemasyarakatan seperti masalah rumah tangga, kriminalitas, anak-anak jalanan, daerah kumuh, dan lain-lain.

Paradigma pengentasan kemiskinan harus bergeser dari menempatkan rakyat miskin sebagai objek menjadi subjek pembangunan. Orang miskin tak boleh lagi dipandang sebagai pihak yang membebani negara, namun justru sebagai pihak yang memiliki hak atas negara. Program pengentasan kemiskinan tak boleh lagi bersifat karikatif, parsial, bahkan eksploitatif dan penuh kekerasan. Pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara komprehensif, terinstitusionalisasi dan bersifat permanen.

B. Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM)

Pembangunan SDM akan diarahkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui kesehatan dan pendidikan. Kesehatan dan pendidikan secara bersama-sama berperan penting dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat. Kesehatan dan pendidikan juga berperan besar dalam meningkatlan harmoni sosial dan mendorong pemerataan.

Pembangunan SDM juga akan didorong melalui penguasaan IPTEK. Muatan IPTEK akan didorong menjadi bagian penting dari muatan kurikulum dan sebagai sarana peningkatan kualitas pembelajaran. Lembaga pendidikan di setiap jenjang akan didorong untuk mengupayakan pemanfaatan teknologi komunikasi jarak jauh dan penggunaan komputer sebagai media dalam proses pembelajaran yang terintegrasi dengan peningkatan kualitas proses pembelajaran. Di saat yang sama computer and internet literacy dari masyarakat akan terus ditingkatkan.

C. Peningkatan Pendapatan Masyarakat

Peningkatan pendapatan masyarakat akan didorong terutama melalui penciptaan lapangan kerja yang luas serta sesuai dan layak bagi kemanusiaan. Penciptaan lapangan kerja sendiri didorong melalui dua cara yaitu penciptaan lapangan kerja formal dan penciptaan wirausahawan.

Penciptaan lapangan kerja formal didorong melalui penciptaan iklim investasi yang kondusif, kemudahan perizinan, birokrasi yang bersih dan melayani, serta insentif-insentif fiskal dan non fiskal. Sedangkan penciptaan wirausahawan akan didorong melalui asistensi dan pemasaran, penciptaan pasar kredit mikro yang fleksibel, serta asistensi pada teknologi produksi dan manajemen usaha.

D. Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik

Dalam era otonomi daerah dan era globalisasi, reformasi birokrasi adalah keniscayaan. Jakarta akan semakin suram dan tertinggal jauh dari pesaing-pesaingnya jika birokrasi tak segera memperbaiki dirinya. Kita membutuhkan birokrasi yang berorientasi mengarahkan jalannya pembangunan, bukan birokrasi “sok-tahu” yang mengurus dan ikut campur dalam semua bidang. Kita membutuhkan birokrasi yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, memprioritaskan tindakan preventif daripada kuratif, saling bersaing dalam memberikan pelayanan publik yang terbaik serta responsif terhadap aspirasi publik.

E. Penguatan Masyarakat Sipil dan Demokrasi

Penguatan masyarakat sipil dilakukan melalui pembinaan organisasi kemasyarakatan, keagamaan, etnis dan golongan, pemberdayaan perempuan dan kelompok marjinal, pembinaan pelajar dan pemuda, melestarikan dan mengembangkan budaya lokal, serta mendorong reformasi birokrasi. Sedangkan penguatan demokrasi dilakukan melalui pendidikan politik masyarakat, penciptaan saluran aspirasi masyarakat secara memadai, serta tata kelola pemerintahan yang baik.

Untuk mencapai visi-misi yang telah ditetapkan (lihat bagian 1 & 2), Jakarta membutuhkan strategi dan kebijakan dasar di atas yang kemudian diterjemahkan ke dalam program-program pembangunan sektoral. Dengan strategi dan kebijakan dasar yang komprehensif, maka program-program pembangunan sektoral akan menyentuh semua bidang/sektor pembangunan terpenting. Dengan demikian, program-program pembangunan akan bersifat komprehensif dan terintegrasi yang merupakan pengejawantahan dari visi-misi serta strategi dan kebijakan dasar.

(tim adangdaradjatun.com/Sumber: Buku "Ayo Benahi Jakarta!")


AddThis
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Perspektif

Pendekatan Holistik RUU Keimigrasian

Kamis, 22 Juli 2010

Arya Sandhiyudha As Master dalam bidang Strategic Studies dan penerima Certificate in Terrorism Studies dari S. Rajaratnam School of International Studies   Dewan...

Oprah, Akhir Sebuah Era?

Senin, 23 November 2009

News image

By Kevin ConollyKetika kebanyakan perusahaan Amerika mengumumkan rencana bisnis yang baru, biasanya pengumuman itu hanya disampaikan lewat sebuah pernyataan di bursa Wall Street atau dalam pertemuan dengan beberapa orang analis ...

Ubi Cilembu Potensi Pangan Lokal yang Populer di Pasar Internasional

Minggu, 22 November 2009

News image

Ubi jalar dikenal dengan nama ketela rambat, huwi boled (Sunda), tela rambat (Jawa), sweetpotato (Inggris), dan shoyo (Jepang) merupakan sumber karbohidrat yang cukup penting dalam sistem ketahanan pangan ki...

Kiamat "2012" (Hanya) di Film

Senin, 16 November 2009

News image

Kiamat itu sudah dekat? Apa jadinya bila bumi yang selama ini kita pijak tiba-tiba amblas dan hilang tertelan air laut? Mulai dari rumor sampai data-data ilmiah sert...

Budaya Air di Sunda

Sabtu, 14 November 2009

Oleh Jakob Sumardjo ...

Tentang Gempa di Masa Islam

Rabu, 11 November 2009

News image

Arsitek-arsitek di masa Islam, juga telah membuat bangunan-bangunan tahan gempa.Fenomena alam berupa gempa bumi, sejak awal menjadi kajian ilmuwan Muslim. Al-Kindi, misalnya, yang merupakan ahli matematika, fisika, dan astronomi, membuat ...

Serigala Terakhir, Konflik untuk Pendewasaan Masyarakat

Kamis, 5 November 2009

News image

Di sebuah pinggiran Jakarta dengan sekelompok remaja laki-laki tumbuh dan menjalin persahabatan yang kuat. Mereka adalah Ale [Fathir Muchtar], Jarot [Vino G. Bastian], Lukman [Dion Wiyoko], Sadat [Ali Syakieb], dan ...

Film Epik Nabi Muhammad Akan Dibuat

Selasa, 3 November 2009

News image

DOHA - Sebuah film epik tentang Nabi Muhammad akan segera dibuat. Tak tanggung-tanggung, rencananya film yang ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada publik tentang arti sebenarnya Islam itu akan diproduseri oleh ...

Membedah Kisah Banjir Besar Zaman Nabi Nuh

Sabtu, 31 Oktober 2009

Peristiwa banjir besar itu diperkirakan terjadi sekitar 6.000 tahun yang lalu.Membaca kisah Nabi Nuh AS yang terdapat dalam Alquran, Injil (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru), ataupun buku-buku yang membahas seputar ...

Memberdayakan Pendidikan Seni Sunda

Rabu, 28 Oktober 2009

Oleh Djasepudin Rasa cinta dalam memelihara seni, sastra, dan budaya Sunda bisa diungkapkan dengan beragam cara. Untuk para seniman, tentu cara yang paling merenah adalah berkesinambungan dalam mencipta dan menampilkan ...

Emak Ingin Naik Haji

Rabu, 28 Oktober 2009

News image

Jika tak ada aral, November mendatang satu lagi karya film berbalut tema religi menyerbu bioskop. Film berjudul Emak Ingin Naik Haji ini nantinya akan menjadi film yang akan menambah semar...

Islam dalam Pandangan Barat

Selasa, 27 Oktober 2009

Nikolaos van Dam(Duta Besar Belanda untuk Indonesia)Banyak orang Barat belum pernah menapakkan kaki di negeri Arab atau dunia Islam, tetapi mereka mendapat kesan tentang Islam dan Muslim melalui media masa ...

Optimisme Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2009

Oleh Azyumardi AzraHari-hari ini, seputar peringatan 81 tahun Sumpah Pemuda, banyak kalangan generasi lebih senior gelisah. Kegelisahan itu tecermin dari berbagai konvensi, seminar, dan diskusi yang kebetulan saya terlibat sebagai ...

Membangun Kembali Nasionalisme Kaum Muda

Selasa, 27 Oktober 2009

Muhammadun AS(Peneliti Cepdes Jakarta)Hai pemuda dan pemudi, engkau pembina hari kemudian. Orang mengatakan bahwa engkau itu adalah pupuk hari kemudian. Jangan terima! Kita ini bukan sekadar pupuk. Kami lebih dari ...

Ruma Maida: Perjuangan Mendidik Anak Jalanan

Senin, 26 Oktober 2009

News image

Cerita bermuara pada perjuangan Maida.Ia ingin mempertahankan rumah tua tempatnya mendidik anak-anak jalanan di ibukota. Di film, Maida digambarkan sebagai gadis kikuk yang idealis. Bertah...