Menuju Jakarta MAS [Bagian 21 - Habis] PDF Cetak E-mail
Pandangan
Senin, 10 Agustus 2009 12:42

9. PENANGANAN SAMPAH DAN LIMBAH TERPADU SERTA RAMAH LINGKUNGAN

A. Pengelolaan Sampah Terpadu Berteknologi Tinggi Ramah Lingkungan

Salah satu solusi untuk mengatasi masalah sampah di Jakarta yang harus dilakukan adalah dengan membuat pengelolaan sampah terpadu dengan teknologi tinggi. Volume sampah yang sangat besar harus ditangani dengan pengelolaan berteknologi tinggi sehingga pengelolaan berlangsung cepat, namun dengan membuat sampah menjadi produk yang bernilai. Konsep yang diusung adalah merintis pengelolaan sampah menjadi pembangkit tenaga listrik (waste to energy).

Sampah dalam skala besar memungkinkan pengolahan yang menjadikannya bahan baku untuk konversi menjadi tenaga listrik. Pengelolaan sampah ini juga tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan (environmentally friendly) sehingga bukan hanya memberi manfaat berupa energi listrik namun juga ramah lingkungan. Pendekatan public private partnership perlu dilakukan untuk pengelolaan sampah menjadi energi listrik ini.

B. Perintisan Pengelolaan Sampah Terpadu Berbasis Komunitas
 
Dalam skala komunitas, masyarakat juga harus diajarkan dan disediakan fasilitas untuk pengelolaan sampah terpadu. Pengelolaan sampah terpadu ini dilakukan mulai dari pemilahan sampah berdasarkan jenis, sampai pengolahan sampah menjadi pupuk organik yang bermanfaat. Setiap kelurahan didorong untuk memiliki unit pengolahan sampah terpadu skala kecil ini untuk menghasilkan pupuk organik. Pada tahap awal perlu dibuat beberapa kelurahan pilot project untuk pengolahan sampah terpadu.

Kelompok perempuan dan pemuda pengangguran perlu didorong untuk menjadi pelopor dalam pengelolaan sampah menjadi pupuk organik. Untuk mendukungnya, Pemda juga perlu menyediakan peralatan dan sarana penunjanng serta paket pelatihan teknologi bagi kelurahan-kelurahan pilot (percontohan). Penghargaan harus diberikan kepada kelurahan-kelurahan yang berhasil dalam menjalankan pengelolaan sampah secara terpadu. Sebaliknya, citra negatif juga perlu dilekatkan kepada kelurahan yang tidak peduli dengan upaya pengelolaan sampah terpadu ini.

C. Memasyarakatkan Penggunaan Bahan/Wadah Organik dan Kampanye 3 Re

Untuk mendukung program pengolahan sampah terpadu skala besar maupun skala kecil, maka harus didukung dengan program penggunan barang/peralatan yang ramah lingkungan dan menghasilkan sampah yang dapat diolah kembali. Untuk itu, harus digalakkan kampanye secara gencar penggunaan peralatan yang tidak menghasilkan sampah yang sulit terurai.

Terdapat dua kampanye besar yang perlu digalakkan di masyarakat. Pertama adalah kampanye penggunaan barang atau wadah organik yang sampahnya dapat diolah menjadi bahan organik yang bermanfaat seperti pupuk. Masyarakat diajak untuk sesedikit mungkin menggunakan barang/wadah yang sulit terurai seperti wadah plastik atau barang/wadah dari bahan kimia yang kelihatannya praktis namun sesungguhnya kurang baik bagi kesehatan dan menghasilkan sampah yang sulit terurai.

Kedua, kampanye 3-Re, yaitu memasyarakatkan upaya melakukan kegiatan 3 Re yaitu re-use, re-corndition dan re-cycle. Gerakan Re-use yaitu mengajak masyarakat melakukan re-use (memakai kembali) barang atau peralatan yang masih dapat digunakan dan tidak segera menjadikannya sampah. Gerakan Re-condition yaitu memanfaatkan bagian-bagian barang untuk digabung/direkayasa menjadi barang-barang yang dapat dimanfaatkan. Gerakan Re-cycle yaitu mengajak masyarakat melakukan daur ulang bahan-bahan yang bersifat organik untuk dapat menghasilkan produk baru yang bermanfaat.

Untuk mendukung gerakan 3-Re, perlu dibuat dan disebarkan brosur contoh-contoh re-condition atau cara melakukan re-cycle (daur ulang) dengan prinsip teknologi tepat guna (appropriate technology) yang praktis terhadap barang yang biasa digunakan sehari-hari. Pemda harus memberikan reward dan penghargaan bagi upaya-upaya inovasi yang dilakukan warga dalam menjalankan gerakan 3-Re.

D. Bersih Lingkungan Setiap Pekan

Setiap pekan, gubernur dan wagub harus turun memimpin langsung gerakan bersih lingkungan melalui program “Beli Benur” (Bersih Lingkungan Bersama Gubernur). Gubernur bersama wakil harus berkeliling lokasi setiap pekan, sementara jajaran birokrasi lingkungan berada di wilayah lainnya untuk bersama-sama masyarakat melakukan gerakan bersih lingkungan. Gubernur dan wakil gubernur juga harus memotivasi semua RW/Kelurahan/kecamatan untuk turun bersama warga dalam kebersihan lingkungan setiap pekan. Perlu diberikan penilaian khusus kepada birokrat/aparat pemda dalam keterlibatan pada gerakan kebersihan lingkungan ini.

 
(tim adangdaradjatun.com/Sumber: Buku "Ayo Benahi Jakarta!")

Foto: republika.co.id


AddThis
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Perspektif

Pendekatan Holistik RUU Keimigrasian

Kamis, 22 Juli 2010

Arya Sandhiyudha As Master dalam bidang Strategic Studies dan penerima Certificate in Terrorism Studies dari S. Rajaratnam School of International Studies   Dewan...

Oprah, Akhir Sebuah Era?

Senin, 23 November 2009

News image

By Kevin ConollyKetika kebanyakan perusahaan Amerika mengumumkan rencana bisnis yang baru, biasanya pengumuman itu hanya disampaikan lewat sebuah pernyataan di bursa Wall Street atau dalam pertemuan dengan beberapa orang analis ...

Ubi Cilembu Potensi Pangan Lokal yang Populer di Pasar Internasional

Minggu, 22 November 2009

News image

Ubi jalar dikenal dengan nama ketela rambat, huwi boled (Sunda), tela rambat (Jawa), sweetpotato (Inggris), dan shoyo (Jepang) merupakan sumber karbohidrat yang cukup penting dalam sistem ketahanan pangan ki...

Kiamat "2012" (Hanya) di Film

Senin, 16 November 2009

News image

Kiamat itu sudah dekat? Apa jadinya bila bumi yang selama ini kita pijak tiba-tiba amblas dan hilang tertelan air laut? Mulai dari rumor sampai data-data ilmiah sert...

Budaya Air di Sunda

Sabtu, 14 November 2009

Oleh Jakob Sumardjo ...

Tentang Gempa di Masa Islam

Rabu, 11 November 2009

News image

Arsitek-arsitek di masa Islam, juga telah membuat bangunan-bangunan tahan gempa.Fenomena alam berupa gempa bumi, sejak awal menjadi kajian ilmuwan Muslim. Al-Kindi, misalnya, yang merupakan ahli matematika, fisika, dan astronomi, membuat ...

Serigala Terakhir, Konflik untuk Pendewasaan Masyarakat

Kamis, 5 November 2009

News image

Di sebuah pinggiran Jakarta dengan sekelompok remaja laki-laki tumbuh dan menjalin persahabatan yang kuat. Mereka adalah Ale [Fathir Muchtar], Jarot [Vino G. Bastian], Lukman [Dion Wiyoko], Sadat [Ali Syakieb], dan ...

Film Epik Nabi Muhammad Akan Dibuat

Selasa, 3 November 2009

News image

DOHA - Sebuah film epik tentang Nabi Muhammad akan segera dibuat. Tak tanggung-tanggung, rencananya film yang ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada publik tentang arti sebenarnya Islam itu akan diproduseri oleh ...

Membedah Kisah Banjir Besar Zaman Nabi Nuh

Sabtu, 31 Oktober 2009

Peristiwa banjir besar itu diperkirakan terjadi sekitar 6.000 tahun yang lalu.Membaca kisah Nabi Nuh AS yang terdapat dalam Alquran, Injil (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru), ataupun buku-buku yang membahas seputar ...

Memberdayakan Pendidikan Seni Sunda

Rabu, 28 Oktober 2009

Oleh Djasepudin Rasa cinta dalam memelihara seni, sastra, dan budaya Sunda bisa diungkapkan dengan beragam cara. Untuk para seniman, tentu cara yang paling merenah adalah berkesinambungan dalam mencipta dan menampilkan ...

Emak Ingin Naik Haji

Rabu, 28 Oktober 2009

News image

Jika tak ada aral, November mendatang satu lagi karya film berbalut tema religi menyerbu bioskop. Film berjudul Emak Ingin Naik Haji ini nantinya akan menjadi film yang akan menambah semar...

Islam dalam Pandangan Barat

Selasa, 27 Oktober 2009

Nikolaos van Dam(Duta Besar Belanda untuk Indonesia)Banyak orang Barat belum pernah menapakkan kaki di negeri Arab atau dunia Islam, tetapi mereka mendapat kesan tentang Islam dan Muslim melalui media masa ...

Optimisme Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2009

Oleh Azyumardi AzraHari-hari ini, seputar peringatan 81 tahun Sumpah Pemuda, banyak kalangan generasi lebih senior gelisah. Kegelisahan itu tecermin dari berbagai konvensi, seminar, dan diskusi yang kebetulan saya terlibat sebagai ...

Membangun Kembali Nasionalisme Kaum Muda

Selasa, 27 Oktober 2009

Muhammadun AS(Peneliti Cepdes Jakarta)Hai pemuda dan pemudi, engkau pembina hari kemudian. Orang mengatakan bahwa engkau itu adalah pupuk hari kemudian. Jangan terima! Kita ini bukan sekadar pupuk. Kami lebih dari ...

Ruma Maida: Perjuangan Mendidik Anak Jalanan

Senin, 26 Oktober 2009

News image

Cerita bermuara pada perjuangan Maida.Ia ingin mempertahankan rumah tua tempatnya mendidik anak-anak jalanan di ibukota. Di film, Maida digambarkan sebagai gadis kikuk yang idealis. Bertah...