Menuju Jakarta MAS [Bagian 14] PDF Cetak E-mail
Pandangan
Senin, 27 Juli 2009 09:45

III. MEMBEBASKAN JAKARTA DARI BANJIR DAN MENINGKATKAN RUANG TERBUKA HIJAU

A. Mempercepat Realisasi Banjir Kanal Timur dan Pemulihan Waduk

Banjir Kanal Timur (BKT) yang telah lama dirancang untuk mengurangi beban aliran air permukaan dan sungai di Jakarta merupakan salah satu faktor kunci untuk mengendalikan banjir di Jakarta. Untuk itu BKT harus segera direalisasikan pembangunannya dengan mempercepat proses pembebasan lahan dan memulai pembangunan kanal. Faktor penghambat pembebasan lahan seperti percaloan tanah harus diberantas dan pemilik tanah harus dipenuhi haknya secara wajar. Namun harus diingat bahwa BKT bukan satu-satunya solusi dalam mengatasi banjir Jakarta.

Penanganan pengendalian banjir melalui BKT dibuat secara terpadu dengan upaya pemulihan waduk dan pengaturan aliran air di kanal. Untuk itu, di sepanjang BKT juga perlu dibuat pintu-pintu air pengendali dan penahan air untuk mengelola debit air agar juga tidak kering pada saat kemarau.

Terpadu dengan pengelolaan BKT, pengurangan banjir Jakarta juga harus dilakukan melalui pemulihan waduk-waduk yang sudah tertutup di Jakarta maupun daerah perbatasan dan tetangga melalui konsep kerjasama antar daerah. Waduk-waduk harus dikembalikan fungsinya sebagai penahan dan penyimpan air sehingga tersedia air pada musim kemarau. Pemulihan waduk sekaligus juga dapat dimanfaatkan untuk sarana olahraga dan wisata air bagi masyarakat.

B. Pengendalian dan Penataan Aliran Sungai yang Melintasi Jakarta

Jakarta dilalui 13 aliran sungai yang kondasi DAS-nya sangat memprihatinkan, mengalami penyempitan dan pendangkalan. Karena itu, pengurangan resiko banjir di Jakarta juga dilakukan dengan melalui revitalisasi sungai dan daerah aliran sungai. Program utama untuk revitalisasi adalah melalui normalisasi sungai-sungai yang melintasi Jakarta dan revitalisasi daerah resapan air dan saluran penyangga. Normalisasi dilakukan dengan pemulihan lebar sungai dan pemulihan kedalaman dan badan sungai. Terhadap saluran penyangga juga harus dilakukan pengerukan sehingga mampu menampung luapan air sungai pada saat musim hujan. Normalisasi melalui pemulihan lebar sungai dan merintis pemulihan DAS harus dilakukan secara bertahap pada sungai-sungai utama di Jakarta.

Priotas berikutnya adalah pembenahan DAS Ciliwung sebagai aliran sungai utama di Jakarta yang menyebabkan banjir. Pembenahan DAS dilakukan dengan konsep konservasi dengan memulihkan lingkungan sisi badan sungai dengan vegetasi untuk mencegah erosi dan pengendapan serta memulihkan ekosistem daerah aliran sungai. Sisi badan sungai secara bertahap harus dibebaskan dari bangunan-bangunan terutama pemukiman kegiatan bisnis yang mengambil aliran sungai dan menyebabkan penyempitan. Penduduk bantaran sungai harus dipindahkan ke rumah-rumah susun yang disediakan secara khusus. Prioritas untuk pembenahan DAS Ciliwung adalah pada jalur sepanjang Pasar Minggu-Manggarai.

Pengurangan banjir dengan pengendalian aliran sungai Ciliwung juga dilakukan dengan mengkaji kemungkinan pembangunan waduk penyangga pada aliran Ciliwung yang akan masuk Jakarta. Dengan demikian aliran air sungai Ciliwung yang akan melalui Jakarta akan dapat dikendalikan dengan mengalihkan ke waduk penyangga di pintu masuk Jakarta.

C. Menghentikan Pembangunan Fisik pada Daerah Resapan

Upaya pemulihan daerah resapan air dan ruang terbuka hijau mutlak dilakukan agar degradasi lingkungan tidak semakin parah. Langkah awal untuk itu adalah menghentikan semua bentuk pembangunan fisik yang akan dilakukan pada daerah aliran sungai. Pengembang swasta juga dituntut untuk memenuhi komitmennya dalam penyediaan RTH dan daerah resapan air dalam pengembangan kegiatan properti.

Pelaksanaan dan penegakan hukum atas pelaksanaan tata ruang harus dievaluasi kembali. Langkah evaluasi termasuk kemungkinan konversi kembali lahan-lahan yang semula lahan terbuka dan sudah dibangun yang dimungkinkan untuk kembali dijadikan ruang terbuka hijau. Pemda juga perlu memperjuangkan kembali fasum/fasos milik Pemda yang seharusnya diperuntukkan sebagai ruang terbuka hijau yang diambil alih/tidak diberikan swasta, termasuk mengevaluasi izin-izin pembangunan pada ruang terbuka hijau (POM bensin, lahan parkir dsb).

 

(tim adangdaradjatun.com/Sumber: Buku "Ayo Benahi Jakarta!")

Foto: osinaga.wordpress.com


AddThis
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Perspektif

Pendekatan Holistik RUU Keimigrasian

Kamis, 22 Juli 2010

Arya Sandhiyudha As Master dalam bidang Strategic Studies dan penerima Certificate in Terrorism Studies dari S. Rajaratnam School of International Studies   Dewan...

Oprah, Akhir Sebuah Era?

Senin, 23 November 2009

News image

By Kevin ConollyKetika kebanyakan perusahaan Amerika mengumumkan rencana bisnis yang baru, biasanya pengumuman itu hanya disampaikan lewat sebuah pernyataan di bursa Wall Street atau dalam pertemuan dengan beberapa orang analis ...

Ubi Cilembu Potensi Pangan Lokal yang Populer di Pasar Internasional

Minggu, 22 November 2009

News image

Ubi jalar dikenal dengan nama ketela rambat, huwi boled (Sunda), tela rambat (Jawa), sweetpotato (Inggris), dan shoyo (Jepang) merupakan sumber karbohidrat yang cukup penting dalam sistem ketahanan pangan ki...

Kiamat "2012" (Hanya) di Film

Senin, 16 November 2009

News image

Kiamat itu sudah dekat? Apa jadinya bila bumi yang selama ini kita pijak tiba-tiba amblas dan hilang tertelan air laut? Mulai dari rumor sampai data-data ilmiah sert...

Budaya Air di Sunda

Sabtu, 14 November 2009

Oleh Jakob Sumardjo ...

Tentang Gempa di Masa Islam

Rabu, 11 November 2009

News image

Arsitek-arsitek di masa Islam, juga telah membuat bangunan-bangunan tahan gempa.Fenomena alam berupa gempa bumi, sejak awal menjadi kajian ilmuwan Muslim. Al-Kindi, misalnya, yang merupakan ahli matematika, fisika, dan astronomi, membuat ...

Serigala Terakhir, Konflik untuk Pendewasaan Masyarakat

Kamis, 5 November 2009

News image

Di sebuah pinggiran Jakarta dengan sekelompok remaja laki-laki tumbuh dan menjalin persahabatan yang kuat. Mereka adalah Ale [Fathir Muchtar], Jarot [Vino G. Bastian], Lukman [Dion Wiyoko], Sadat [Ali Syakieb], dan ...

Film Epik Nabi Muhammad Akan Dibuat

Selasa, 3 November 2009

News image

DOHA - Sebuah film epik tentang Nabi Muhammad akan segera dibuat. Tak tanggung-tanggung, rencananya film yang ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada publik tentang arti sebenarnya Islam itu akan diproduseri oleh ...

Membedah Kisah Banjir Besar Zaman Nabi Nuh

Sabtu, 31 Oktober 2009

Peristiwa banjir besar itu diperkirakan terjadi sekitar 6.000 tahun yang lalu.Membaca kisah Nabi Nuh AS yang terdapat dalam Alquran, Injil (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru), ataupun buku-buku yang membahas seputar ...

Memberdayakan Pendidikan Seni Sunda

Rabu, 28 Oktober 2009

Oleh Djasepudin Rasa cinta dalam memelihara seni, sastra, dan budaya Sunda bisa diungkapkan dengan beragam cara. Untuk para seniman, tentu cara yang paling merenah adalah berkesinambungan dalam mencipta dan menampilkan ...

Emak Ingin Naik Haji

Rabu, 28 Oktober 2009

News image

Jika tak ada aral, November mendatang satu lagi karya film berbalut tema religi menyerbu bioskop. Film berjudul Emak Ingin Naik Haji ini nantinya akan menjadi film yang akan menambah semar...

Islam dalam Pandangan Barat

Selasa, 27 Oktober 2009

Nikolaos van Dam(Duta Besar Belanda untuk Indonesia)Banyak orang Barat belum pernah menapakkan kaki di negeri Arab atau dunia Islam, tetapi mereka mendapat kesan tentang Islam dan Muslim melalui media masa ...

Optimisme Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2009

Oleh Azyumardi AzraHari-hari ini, seputar peringatan 81 tahun Sumpah Pemuda, banyak kalangan generasi lebih senior gelisah. Kegelisahan itu tecermin dari berbagai konvensi, seminar, dan diskusi yang kebetulan saya terlibat sebagai ...

Membangun Kembali Nasionalisme Kaum Muda

Selasa, 27 Oktober 2009

Muhammadun AS(Peneliti Cepdes Jakarta)Hai pemuda dan pemudi, engkau pembina hari kemudian. Orang mengatakan bahwa engkau itu adalah pupuk hari kemudian. Jangan terima! Kita ini bukan sekadar pupuk. Kami lebih dari ...

Ruma Maida: Perjuangan Mendidik Anak Jalanan

Senin, 26 Oktober 2009

News image

Cerita bermuara pada perjuangan Maida.Ia ingin mempertahankan rumah tua tempatnya mendidik anak-anak jalanan di ibukota. Di film, Maida digambarkan sebagai gadis kikuk yang idealis. Bertah...