Pemilu 2009: Menuju Pemilu Damai PDF Cetak E-mail
Pandangan
Rabu, 28 Januari 2009 19:19

Mengawali perjalanan awal tahun 2009, nampaknya wacana dan perbincangan seputar Pemilu 2009 cukup mendapat perhatian luas dari publik. Beragam prediksi dan proyeksi tentang Pemilu mengemuka dari para pengamat. Tulisan Kiki Syahnakri di sebuah surat kabar nasional (06/01/2009) nampaknya cukup menarik untuk dieksplorasi lebih mendalam.

Paling tidak ada dua point penting dalam uraian pandangan Kiki Syahnakri, pertamakemungkinan munculnya potensi konflik yang dipicu karena beragam persoalan seputar pemilu kedua, ini yang penting, mengingatkan kembali semua elemen masyarakat-terutama aparat Polri-agar tetap waspada dan melakukan konsolidasi dalam pengamanan Pemilu 2009 nanti.

Dalam menghadapi dan mempersiapkan Pemilu 2009 nanti, ada baiknya jika sejenak kita menoleh ke belakang, melihat pengalaman Pemilu 2004 lalu. Secara de facto, Pemilu 2004 dalam konteks keamanan terbilang pemilu paling sukses, aman dan lancar. Pandangan ini nampaknya di-amini juga oleh banyak kalangan bahkan presiden dan presiden terpilih saat itu.

Padahal, menjelang pemilu 2004, publik diramaikan dengan opini bahwa pemilu akan berlangsung rusuh dan berdarah-darah. Tentu saja keberhasilan Pemilu 2004 adalah keberhasilan semua elemen bangsa; panitia penyelenggara pemilu (KPU), panwas, ornop pengawas pemilu dan aparat Polri/TNI. Dalam kaitannya dengan aspek keamanan dan pengamanan Pemilu,  keberhasilan pemilu 2004 tentu saja tidak lepas dari peran dan kinerja Polri.

Menurut hasil evaluasi yang dilakukan oleh lembaga Kemitraan (Partnership) tahun 2004 terhadap peran Polri dalam pemilu 2004, dikatakan bahwa faktor pendukung keberhasilan Polri dalam mengamankan pemilu 2004 diantaranya; persiapan matang yang dilakukan Polri, kepercayaan diri Polri dan upaya Polri menjaga netralitasnya. Untuk soal netralitas, nampaknya sejalan dengan pandangan Kiki Syahnakri. Pun demikian, keberhasilan Polri tahun pemilu 2004 lalu nampaknya akan diuji kembali dalam pemilu 2009 nanti ? 

Selain potensi konflik yang ditimbulkan dari lemahnya kultur dan etika demokrasi dan banyaknya kontestan pemilu 2009, beragam persoalan sosial-kemasyarakatan yang saat ini terjadi pun dinilai akan turut mempengaruhi tensi konflik yang terjadi. Dalam aspek Politik misalnya, carut marut persiapan pemilu oleh KPU yang dinilai masih lamban dan miskin sosialisasi, serta konflik internal partai nampaknya boleh jadi akan memicu konflik dan apatisme publik.  Sedangkan dalam aspek ekonomi, dampak gejolak ekonomi global masih menjadi ancaman besar terutama dalam menekan daya beli dan menurunnya sisi permintaan/konsumsi. Belum lagi jumlah pengangguran yang diprediksi oleh para pengamat kian bertambah akan menjadi persoalan sosial akan mempengaruhi jalannya pemilu 2009.

Sederhananya, di tengah situasi politik, sosial dan ekonomi yang terjadi,  mewujudkan pemilu 2009 yang damai dan aman menjadi tantangan tersendiri baik bagi pemerintah, aparat Polri/TNI, KPU dan Panwas dan tentu masyarakat sendiri. Inilah saatnya semua elemen bangsa diuji kembali kematangan dan kedewasaannya dalam berbangsa dan bernegara. Sekaligus pemilu 2009 juga menjadi indikator, apakah  perjalanan reformasi-sebagai tonggak demokratisasi-selama 10 tahun ini hanya menghadapkan bangsa ini pada aspek prosedural demokrasi an-sich minus kultur dan etika demokrasi? Bahkan minus substansi demokrasi itu sendiri yaitu terciptanya kesejahteraan dan kemakmuran Rakyat?

Terlepas dari proyeksi dan analisa kondisi pemilu 2009 yang masih dinilai "rawan" dan berpotensi munculnya konflik, namun pelaksanaan pemilu 2009 secara pasti akan berjalan dalam hitungan hari ke depan. Inilah saatnya bagi semua elemen dan stakeholders  bangsa ini untuk merajut dan meneguhkan kembali komitmen dalam menciptakan pemilu 2009 yang damai, aman dan lancar.

Mengingat keberhasilan pemilu 2009 nanti sangat tergantung pada semua elemen bangsa, maka sejatinya semua elemen bangsa pun turut serta dalam pengamanan pemilu 2009. Aparat Keamanan dari Polri/TNI tentu saja hendaknya melakukan persiapan matang pemilu 2009  termasuk di dalamnya upaya memetakan, memprediksi dan mengantisipasi berbagai gangguan, hambatan dan ancaman bagi terwujudnya pemilu 2009 yang damai.

Bagi panitia penyelenggara, KPU sejatinya speed dan ritme kinerja menjadi prioritas dengan tetap berjalan dalam koridor peraturan yang telah ditetapkan. Dan bagi masyarakat, selain turut larut dalam pesta demokrasi tahun ini, partisipasi dalam menciptakan situasi yang kondusif sangat penting. Tanpa peran serta masyarakat dalam pengamanan pemilu, mustahil  terwujud pemilu 2009 yang damai dan aman.  

Akhirnya semua terpulang kepada kita semua. Apakah pemilu 2009 akan berlangsung damai? Atau sebaliknya?. Sebagai penutup, penulis masih optimis bahwa pemilu 2009 akan berlangsung damai dan aman. Optimisme itu selain merupakan ekspresi dari sikap positif penulis juga mengingat proses pembelajaran demokrasi yang telah dilewati oleh masyarakat dalam kurun 4 tahun terakhir ini nampaknya memberikan pengalaman berharga bagi masyarakat dalam berdemokrasi. Semoga !


AddThis
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Perspektif

Pendekatan Holistik RUU Keimigrasian

Kamis, 22 Juli 2010

Arya Sandhiyudha As Master dalam bidang Strategic Studies dan penerima Certificate in Terrorism Studies dari S. Rajaratnam School of International Studies   Dewan...

Oprah, Akhir Sebuah Era?

Senin, 23 November 2009

News image

By Kevin ConollyKetika kebanyakan perusahaan Amerika mengumumkan rencana bisnis yang baru, biasanya pengumuman itu hanya disampaikan lewat sebuah pernyataan di bursa Wall Street atau dalam pertemuan dengan beberapa orang analis ...

Ubi Cilembu Potensi Pangan Lokal yang Populer di Pasar Internasional

Minggu, 22 November 2009

News image

Ubi jalar dikenal dengan nama ketela rambat, huwi boled (Sunda), tela rambat (Jawa), sweetpotato (Inggris), dan shoyo (Jepang) merupakan sumber karbohidrat yang cukup penting dalam sistem ketahanan pangan ki...

Kiamat "2012" (Hanya) di Film

Senin, 16 November 2009

News image

Kiamat itu sudah dekat? Apa jadinya bila bumi yang selama ini kita pijak tiba-tiba amblas dan hilang tertelan air laut? Mulai dari rumor sampai data-data ilmiah sert...

Budaya Air di Sunda

Sabtu, 14 November 2009

Oleh Jakob Sumardjo ...

Tentang Gempa di Masa Islam

Rabu, 11 November 2009

News image

Arsitek-arsitek di masa Islam, juga telah membuat bangunan-bangunan tahan gempa.Fenomena alam berupa gempa bumi, sejak awal menjadi kajian ilmuwan Muslim. Al-Kindi, misalnya, yang merupakan ahli matematika, fisika, dan astronomi, membuat ...

Serigala Terakhir, Konflik untuk Pendewasaan Masyarakat

Kamis, 5 November 2009

News image

Di sebuah pinggiran Jakarta dengan sekelompok remaja laki-laki tumbuh dan menjalin persahabatan yang kuat. Mereka adalah Ale [Fathir Muchtar], Jarot [Vino G. Bastian], Lukman [Dion Wiyoko], Sadat [Ali Syakieb], dan ...

Film Epik Nabi Muhammad Akan Dibuat

Selasa, 3 November 2009

News image

DOHA - Sebuah film epik tentang Nabi Muhammad akan segera dibuat. Tak tanggung-tanggung, rencananya film yang ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada publik tentang arti sebenarnya Islam itu akan diproduseri oleh ...

Membedah Kisah Banjir Besar Zaman Nabi Nuh

Sabtu, 31 Oktober 2009

Peristiwa banjir besar itu diperkirakan terjadi sekitar 6.000 tahun yang lalu.Membaca kisah Nabi Nuh AS yang terdapat dalam Alquran, Injil (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru), ataupun buku-buku yang membahas seputar ...

Memberdayakan Pendidikan Seni Sunda

Rabu, 28 Oktober 2009

Oleh Djasepudin Rasa cinta dalam memelihara seni, sastra, dan budaya Sunda bisa diungkapkan dengan beragam cara. Untuk para seniman, tentu cara yang paling merenah adalah berkesinambungan dalam mencipta dan menampilkan ...

Emak Ingin Naik Haji

Rabu, 28 Oktober 2009

News image

Jika tak ada aral, November mendatang satu lagi karya film berbalut tema religi menyerbu bioskop. Film berjudul Emak Ingin Naik Haji ini nantinya akan menjadi film yang akan menambah semar...

Islam dalam Pandangan Barat

Selasa, 27 Oktober 2009

Nikolaos van Dam(Duta Besar Belanda untuk Indonesia)Banyak orang Barat belum pernah menapakkan kaki di negeri Arab atau dunia Islam, tetapi mereka mendapat kesan tentang Islam dan Muslim melalui media masa ...

Optimisme Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2009

Oleh Azyumardi AzraHari-hari ini, seputar peringatan 81 tahun Sumpah Pemuda, banyak kalangan generasi lebih senior gelisah. Kegelisahan itu tecermin dari berbagai konvensi, seminar, dan diskusi yang kebetulan saya terlibat sebagai ...

Membangun Kembali Nasionalisme Kaum Muda

Selasa, 27 Oktober 2009

Muhammadun AS(Peneliti Cepdes Jakarta)Hai pemuda dan pemudi, engkau pembina hari kemudian. Orang mengatakan bahwa engkau itu adalah pupuk hari kemudian. Jangan terima! Kita ini bukan sekadar pupuk. Kami lebih dari ...

Ruma Maida: Perjuangan Mendidik Anak Jalanan

Senin, 26 Oktober 2009

News image

Cerita bermuara pada perjuangan Maida.Ia ingin mempertahankan rumah tua tempatnya mendidik anak-anak jalanan di ibukota. Di film, Maida digambarkan sebagai gadis kikuk yang idealis. Bertah...