Jihad dan pembangunan PDF Cetak E-mail
Inspirasi
Minggu, 26 Juli 2009 14:21

Imam Bukhari dan Muslim merawikan bahwa Abu Darr berkata, ''Ya, Rasulullah, perbuatan apa yang paling utama?'' Nabi Muhammad SAW menjawab, ''Beriman kepada Allah dan berjihad di jalan Allah.'' Dalam beberapa hadis lainnya, kecuali berjihad, Rasulullah menjelaskan bahwa mendirikan salat pada waktunya, berbuat baik kepada orangtua, dan menunaikan rukun Islam kelima sehingga kita menjadi haji mabrur, juga termasuk perbuatan utama.

Muhyiddin Abi Zakaria Yahya bin Syarifunnawawi dalam Riyadh al-Shalihin mengutip Abu Said al-Khudri bertutur, ''Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah, dan berkata, 'Manusia seperti apa yang paling utama?' Nabi menjawab, 'Seorang mukmin yang berjihad dengan diri dan hartanya di jalan Allah.' Ia berkata, 'Lalu siapa?' Beliau menjawab, 'Kemudian seorang mukmin muda yang beribadah kepada Allah dan meninggalkan manusia dari keburukannya.''' Hadis ini juga dirawikan oleh Bukhari dan Muslim.

Berjihad merupakan kewajiban manusia. Baik kepada manusia maupun kepada Allah. Berjihad dalam artian bahasa, adalah “jahada” bersungguh-sungguh. Berjihad berarti kita beribadah kepada Allah dengan bersungguh-sungguh. Bekerja untuk memberi nafkah keluarga termasuk jihad. Memerangi hawa nafsu termasuk juga jihad.

Setiap hari, kita harus berjihad, baik dalam keadaan aman maupun kacau-balau. Bagi kita, berjihad tidak mengenal waktu, dan ini menjadi ciri-ciri seorang mukmin dan muslim.

Dalam Alquran, ditemukan perintah berjihad sekitar 39 ayat. Misalnya dalam Q.S. 16: 110, 24:53, 25:52, atau 35:43. Nabi Muhammad dalam sirah perjuangannya telah mencontohkan jihad semacam ini sejak diangkat menjadi rasul selama di Mekah dan Madinah. Dan, dalam beberapa ayat, kata jihad selalu bergandengan dengan kata fi sabilillah. Kata ini dimaksudkan agar kita selalu berniat untuk Allah dan berharap ridha-Nya dalam berjihad.

Jihad fi sabilillah, termasuk di dalamnya murid yang sedang belajar atau kuliah. Belajar dengan sungguh-sungguh berarti dia sedang melakukan jihad.

Beberapa ulama juga menyimpulkan bahwa kita berjihad disebabkan karena kita hendak mempertahankan diri, kehormatan, harta, negara dari serangan musuh, kita hendak memberantas kezaliman, menghilangkan fitnah yang ditimpa umat Islam, membantu orang-orang mustad'afin, dan kita berusaha mewujudkan keadilan dan kebenaran. 

Untuk itu, kita tidak dibenarkan menyerang musuh-musuh Islam, bila keadaan damai dan tenteram telah kita capai. ''Kecuali orang-orang yang meminta perlindungan kepada suatu kaum, yang antara lain kamu dan kaum itu telah ada perjanjian (damai) atau orang-orang yang datang kepada kamu sedang hati mereka merasa keberatan untuk memerangi kamu dan memerangi kaumnya....'' (4:90). Walau demikian, kita tetap berjihad agar Allah meridhai apa yang kita lakukan.

Dengan semangat berjihad, adalah energi yang bagus untuk membangun bangsa dan Negara. Semangat untuk tidak putus asa, tidak pesimis, tidak apatis, tidak malas, tidak patah arang. Dengan semangat jihad, kita menciptakan perdamaian antara kelompok dan agama di tempat kita tinggal. Seperti halnya zaman rasulullah, agama lain pun bisa tinggal di madinah.

Mari kita bersungguh-sungguh membangun negeri dengan damai dan bermartabat.

 

(adangdaradjatun.com)


AddThis
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Oprah, Akhir Sebuah Era?

News image

By Kevin ConollyKetika kebanyakan perusahaan Amerika mengumumkan rencana bisnis yang baru, biasanya pengumuman itu hanya disampaikan lewat sebuah pern...

Senin, 23 November 2009

Ubi Cilembu Potensi Pangan Lokal yang Populer di Pasar Internasional

News image

Ubi jalar dikenal dengan nama ketela rambat, huwi boled (Sunda), tela rambat (Jawa), sweetpotato (Inggris), dan shoyo (Jepang) merupakan sumb...

Minggu, 22 November 2009

Tentang Gempa di Masa Islam

News image

Arsitek-arsitek di masa Islam, juga telah membuat bangunan-bangunan tahan gempa.Fenomena alam berupa gempa bumi, sejak awal menjadi kajian ilmuwan Mus...

Rabu, 11 November 2009

next
prev