Bahas RUU Masyarakat Adat, AMAN Serahkan Buku ke Baleg Cetak E-mail
Berita Utama
Selasa, 12 September 2017 22:00

Adangdaradjatun.com (Selasa, 12 September 2017)Masyarakat Adat sebagai komponen penting yang membentuk NKRI memiliki posisi penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tercatat, sebanyak 2.342 masyarakat adat tersebar di seluruh Indonesia. Namun dengan jumlah yang sedemikian besar, sampai saat ini belum ada peraturan undang-undang yang mengatur masyarakat adat secara khusus, aturan tentang masyarakat adat tersebar di beberapa undang-undang.

Badan Legislasi saat ini tengah melakukan harmonisasi RUU Masyarakat adat usulan Fraksi Nasdem. Dalam Rapat Harmonisasi, Badan Legislasi mengundang AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara) sebagai pihak pemangku kepentingan untuk memberikan gagasan dan masukan terhadap RUU Masyarakat Adat.

Menurut AMAN, kehadiran RUU Masyarakat Adat ini justru akan mempermudah negara. Gagasan dasar yang perlu terus dikuatkan dalam RUU ini adalah pengakuan masyarakat adat. Tanpa adanya pengakuan, masyarakat adat akan rentan untuk mempertahankan hak-haknya.

“Perlu ada satu lembaga di tingkat nasional yang berkoordinasi dengan masyrakat Adat. Di daerah juga perlu dibentuk lembaga khusus yang melakukan verifikasi terhadap lembaga tersebut.” ungkap Rukka Sombolinggi, Sekjen AMAN, di Ruang Rapat Badan Legislasi DPR RI, 12 September 2017

Pada sesi diskusi dan tanya jawab, Drs. H. Adang Daradjatun mempertanyakan tentang konflik peraturan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat adat.

“Menarik gagasan-gagasan yang disampaikan oleh teman-teman dari AMAN. Cuma saya minta contoh, pernah tidak ada konflik antara AMAN dengan peraturan yang ada?” tanya Drs. H. Adang Daradjatun, anggota Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi PKS

Menjawab pertanyaan Drs. H. Adang Daradjatun, AMAN menyerahkan 4 (empat) Buku Inkuiri Nasional Hak Masyarakat Adat. Keempat buku tersebut merupakan hasil investigasi Komisi Nasional Hak-Hak Asasi Manusia.

Aman menjelaskan, ratusan kasus konflik masyarakat adat secara lebih lengkap dijelaskan dalam buku tersebut


AddThis
 

Adang Daradjatun Resmikan Pasar Nangka Baru, Jakarta Barat

News image

Masyarakat Tegal Alur yang biasanya dapat memenuhi kebutuhan belanja dapur sehari-hari di Pasar Nangka, tidak dapat lagi dapat belanja di pasar yang...

Rabu, 21 Februari 2018

Adang Daradjatun Berkunjung Ke Mangga Besar

News image

Pada hari selasa, 20 Februari 2018, pukul 09.00 WIB, Bpk. Drs. H. Adang Daradjatun menhadiri acara Ta’lim Bulanan Mushola Miftahul  Jannah, yang ber...

Selasa, 20 Februari 2018

Dengar Pendapat dengan Masyarakat Jakarta

News image

Drs. H. Adang Daradjatun melaksanakan forum dengar pendapat dengan penyuluh agama dan majelis ta'lim. Forum tersebut bertujuan untuk meningkatkan si...

Senin, 12 Februari 2018

next
prev