Bahas RUU Penyiaran, Pemerintah Usulkan Migrasi Penyiaran Analog ke Penyiaran Digital Cetak E-mail
Berita Utama
Selasa, 04 April 2017 22:00

Adangdaradjatun.com (Selasa, 4 April 2017)Pada rapat harmonisasi, pembulatan dan pemantapan RUU Penyiaran di Badan Legislasi DPR RI, pemerintah yang diwakili oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi mengusulkan penghentian siaran analog (analog switch off/ASO) dan melakukan migrasi ke penyiaran digital. Menurut pemerintah, migrasi ini diperlukan karena kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap frekuensi semakin meningkat.

“Dunia sudah berubah, perangkat teknologi analog sudah ditinggalkan.” ungkap Dr. Ismail, MT, Dirjen Sumber Daya dan Perangkat & Perangkat Pos Informatika (SDPPI), di Rapat Harmonisasi RUU Penyiaran, Baleg DPR RI, Selasa, 4 April 2017.

Menurut pemerintah, migrasi penyiaran analog ke digital mutlak dilakukan dewasa ini. Negara-negara lain telah melakukan migrasi penyiaran analog ke digital sedangkan Indonesia terhitung cukup terlambat dalam migrasi ini.

“Sudah 112 negara telah beralih ke digital, kalau kita tunda lagi, kita akan lebih terlambat.” Jelas Prof. Dr. Ahmad M. Ramli, Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI), dalam sesi pemaparan.

Selain alasan Indonesia sudah cukup tertinggal dengan negara lain, letak Indonesia yang rawan terjadi bencana alam juga menjadi alasan migrasi penyiaran analog ke digital. Hal ini karena dengan tetap diberlakukannya penyiaran analog, maka akan berimbas pada sistem frekuensi yang sempit dan berakibat pada tidak dapat digunakannya fasilitas-fasilitas pencegah dan penanggulangan bencana.

“Kita berada di ring of fire. Sedangkan kita tidak punya sistem frekuensi yang baik. Dan itu tidak dapat didukung jika kita tidak melakukan migrasi analog ke digital.” Jelas Dr. Ismail MT.

Pemerintah juga menjelaskan, dengan dialihkannya penyiaran analog ke penyiaran digital akan menambah pemasukan negara melalui Digital Devident.

“Dengan Digital Devident, pemerintah bisa mendapatkan pemasukan sampai 5 triliun per tahun.” ungkap Prof. Dr. Ahmad M. Ramli.

 


AddThis
 

Silaturahim ke MT Baitul Iman Lagoa Jakarta

News image

Majelis Ta’lim Baitul Iman yang teletak di Jl. Lagoa Terusan, Lagoa, Koja, Jakarta Utara, secara rutin mengadakan pengajian dan pendidikan keagaman ...

Senin, 6 Agustus 2018

Silaturahim Ke MT Nurul Hasanah Jakarta

News image

  MT Nurul Hasanah yang terletak di Jalan Bandar Ujung, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, pada hari senin selepas isya mengadakan pengajian...

Minggu, 5 Agustus 2018

Mengunjungi Masyarakat Pasar TImbul Jakarta Barat

News image

Pada masa reses masa sidang II, tahun 2014/2015, Bpk Drs. H. Adang Daradjatun pernah menyambangi Pasar Timbul yang berlokasi di Kelurahan Kapuk, Kec...

Jumat, 3 Agustus 2018

next
prev