Adang Daradjatun Rapat Dengan Menkum HAM, Menlu dan Menkeu Cetak E-mail
Berita Utama
Jumat, 15 Juni 2012 00:00

Jakarta - Rapat kerja Pembahasan terkait RUU Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme yang dipimpin oleh Ketua Pansus Adang Daradjatun di dampingi oleh Soehartono Wijayadan Wakil Ketua Pansus Paskalis Kossay kemarin (14/6/2012).

Dalam rapat kerja dengan pemerintah Presiden di wakili oleh tiga menteri yaitu menteri Hukum dan HAM Amir syamsuddin, Menteri keuangan Agus Marto Wardoyo dan Menteri Luar negeri Marty Natalegawa dalam kesempatan ini Menteri Hukum dan Ham yang membacakan sabutan dari pemerintah terkait RUU tersebut.

Dalam kesempatan ini juga disampaikan pandangan fraksi-fraksi terkait RUU ini dan semua fraksi menyetujui untuk melakukan pembahasan terhadap RUU Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme.

Pemerintah dan dan Pansus Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme dalam rapat juga membahas agenda kerja terkait pembahasan RUU ini. Dan sepakat untuk mengupayakan pembahasan RUU ini dalam dua masa sidang.

(tim adangdaradjatun.com)


AddThis
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

RDPU Komisi VI DPR RI dengan Serikat Pekerja

News image

Pada hari Selasa , 21 Maret 2017 Komisi VI DPR RI mengadakan acara Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dan menerima secara berturut-turut : Konfede...

Selasa, 21 Maret 2017

Rapat Kerja dengan Kementerian Perindustrian RI

News image

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melaksanakan Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VI DPR RI dengab pembahasan mengenai Evaluasi Pelaksanaan AP...

Senin, 20 Maret 2017

Relawan Adang Daradjatun Nyatakan Dukung Anies – Sandi

News image

Adangdaradjatun.com, Jakarta (Sabtu-Minggu, 18-19 Maret 2017) Banjir bukan bencana baru di Jakarta, bencana ini telah terjadi semenjak masa penjajah...

Sabtu, 18 Maret 2017

next
prev