Adang Daradjatun Silaturahim dengan Warga Sunda di Batam Cetak E-mail
Berita Utama
Kamis, 11 Maret 2010 09:07

Adang Daradjatun, Anggota DPR-RI dan Ketua Badan Musyawarah Masyarakat sunda (Bammus sunda) melakukan kunjungan ke Batam mulai 8-10 Maret 2010. Dalam kesempatan kunjungan kerja ini, beliau bertemu dengan masyarakat Batam dan menyempatkan berdiskusi dengan masyarakat Sunda yang berada di Batam.  

Acara puncaknya Adang Daradjatun bersama Kapolda Kepri, Brigjen Pol Pudji Hartanto, dan Kajari, Tatang Sutarna, bersama 150 tokoh dan aktivis Sunda di di restoran Saung Sunda Sawargi (SSS) (10/3) di daerah Pelita sepakat bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban dan perdamaian di daerah yang sangat dekat dengan Singapura tersebut. Dalam acara ini 15 organisasi kesundaan Batam sepakat bergabung dengan Bammus Sunda Batam.

Dalam Acara tersebut Adang Daradjatun, yang akrab dipanggil kang Adang, menyerukan agar urang Sunda guyub dan bersatu serta meningkatkan potensinya dengan optimal. Karena pada prinsipnya orang Sunda itu sangat potensial dalam berbagai bidang. Adang juga menyerukan agar urang Sunda menghilangkan tradisi yang kurang baik terkait kohesifitas, jangan “aing-aingan”.

Masyarakat sunda yang tersebar di berbagai pelosok tanah air, termasuk di Batam ini banyak bekerja non formal, misalnya pedagang Warung Sunda (biasa disebut Warsun), banyak terdapat di Nagoya dan juga karyawan di perusahaan yang tersebar di sekitar Batam.

Masyarakat sunda seolah bejibun di Batam, terlihat ada RM Laksana, dekat perempatan Nagoya Hill, warung makan dengan nuansa masakan sunda juga. Bandung Resto, di Carnaval Mall (My Mart), rumah makan yang menghidupkan kembali suasana mall yang sudah gulung tikar. Juga terlihat para pedagang "bubur Bandung", sudah tidak bisa dihitung lagi jumlahnya. Di puncak 'Sofonta' dekat simpang rujak, sudah berdiri warung Tahu Sumedang.

Batam yang berisi masyarakat yang bermacam-macam dari segala penjuru tanah air ini, menjadi kota yang sangat plural. Dengan mengusung semangat bhineka tunggal ika, perbedaan kesukuaan menjadi identitas yang perlu dijaga, dengan saling memahami perbedaan, saling mengenal satu sama lain, baik di dalam kelompok atau di luar kelompok, hingga terjalin silaturahim yang baik untuk pembangunan kebangsaan dan kenegaraan yang maju dan beradab.

(bangadang.com/s)


AddThis
Comments
Add New Search
sampurasun........
dewa nirawan tjahja gumilar 2010-04-08 11:09:11

ahung kang... wilujeung wanoh sareng simkuring... kami ngiring ngarojong kanu naon dupihal nu nuju di lakonan ku akang salami eta pamaksadan aya dinu jalur nu lempeng sareng pamadegan nu panceg kalayan kanggo mesatkeun jeung nga"e'nya"keun SUNDA sabab ari nu "e'nya" mah moal ngajiga-jiga da nu jiga mah teu "e'nya"....
"Kujang aing Kujang Pajajaran nanceb lempeng lempeng dina bebeneran moal cengkat tina kuda-kuda jembar pangabisana luhung elmuna seungit kaambeuna model kembang cangkok wijaya kusuma..."
rampes kang....
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Adang Daradjatun Mengikuti Rapat Paripurna Pengesahan Anggota LPSK

News image

Jakarta – Adang Daradjatun mengikuti Rapat Paripurna Pengesahan Anggota LPSK di Gedung DPR RI hari ini (7/2/2012). Rapat ini di pimpin oleh Pimpinan ...

Selasa, 7 Februari 2012

Adang Daradjatun Hadiri Rapat Dengar Pendapat Umum di Komisi III DPR RI

News image

Jakarta – Adang Daradjatun serius mengikuti rapat dengar pendapat umum Anggota Komisi III DPR RI hari ini (06/02/2012) yang dipimpin wakil Ketua Komi...

Senin, 6 Februari 2012

Adang Daradjatun Menghadiri Rapat Panitia Kerja RUU Penanganan Konflik Sosi

News image

Bogor -  Drs. H Adang Daradjatun menghadiri rapat Panja  pansus RUU Penanganan Konflik Sosial tanggal 1-3 Februari 2012 di wisma Kopo DPR RI, Ci...

Jumat, 3 Februari 2012

next
prev