Bammus Sunda Pusat Memberikan anugerah Budaya untuk Seniman Sunda Cetak E-mail
Berita Utama
Sabtu, 19 Desember 2009 08:37

Jakarta - Bammus Sunda Pusat memberikan Anugerah Budaya kepada Ibu Tien Rostini Asikin (Ma Ageung) dan Kang Ebet Kadarusman (diwakili istri) sebagai tokoh kebudayaan Sunda yang konsisten dan serius dalam memelihara kebudayaan dan kesenian Sunda. Penghargaan diberikan oleh Adang Daradjatun, Ketua Bammus Sunda, di Gedung Miss Tjitjih hari Jumat kemarin (18/12/2009).

Acara penghargaan juga dimeriahkan dengan pagelaran tembang sunda yang diisi oleh para juara Pasanggiri tembang sunda damas dari masa ke masa, diantaranya, Neng Fitri, Neneng Dinar, Imas Permas, Heri Suharyanto, dan Ujang Bejo. Tari-tarian dari seniman gedung Miss Tjitjih juga memeriahkan suasana.

Menurut Adang Daradjatun, ketua umum Bammus sunda, penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi Bammus Sunda terhadap prestasi, dedikasi dan pengabdian para seniman dan budayawan dalam melestarikan budaya Sunda. Menurutnya, ke depan penganugerahan ini akan dijadikan sebagai program rutin Bammus Sunda untuk dapat memotivasi dan mengapresiasi siapapun masyarakat yang concern dan berprestasi dalam melestarikan seni dan budaya Sunda.

Keberadaan Bammus Sunda, menurut Adang, merupakan organisasi yang bersifat kerjasama dan sekretariat bersama yaitu organisasi kesundaan yang ada di jawa Barat, DKI dan Banten. Kekuatan orang Sunda tidak akan nampak tanpa dibangun oleh masyarakat Sunda Sendiri. Bammus Sunda tidak ada kaitannya dengan politik. Organisasi ini bergerak dari kegiatan yang lunak maupun yang keras.

Acara tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh dan inohong sunda di Jakarta dan sekitarnya, di antaranya: Martoyo Wiranatakusumah, TB. Hasanuddin, Mauriza Danubrata, Agum Gumelar, Linda Gumelar, Acil Bimbo dan para mahasiswa dan pelajar yang diwakili oleh keluarga mahasiswa sunda Jakarta Raya.

TB. Hasanuddin, sebagai ketua Yayasan Gedung Kesenian Miss Tjitjih, menjelaskan tentang sejarah gedung kesenian ini  yang panjang. Nama gedung berasal dari seorang pemain sandiwara yang lahir di Sumedang, Jawa Barat pada tahun 1908. Sejak usia 15 tahun, dia sudah mulai berkesenian dan memiliki multitalenta. 

Untuk menghidupi sebuah organisasi kebudayaan sungguh sulit. Menurut Hasanuddin, untuk bertahan hidup, terkadang beliau harus membiayai dari kantong sendiri. Pemerintah DKI juga ikut membantu melalui dinas kebudayaan pemerintah DKI Jakarta. Komunitas Miss Tjitjih diberikan lahan di kawasan Cempaka Baru, Jakarta Pusat. Itulah gedung yang sekarang digunakan. Gedung ini sempat habis terbakar tahun 1997, tapi kemudian dibangun kembali lebih bagus dan diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarno Putri.

Hadir dalam acara ini, Menteri  Negara Pemberdayaan Perempuan, Linda Agum Gumelar bersama Agum Gumelar membuka acara dengan memetik Kecapi diiringi oleh Adang Daradjatun dan TB Hasanuddin.

Agum Gumelar membacakan puisi yang indah dan memberikan semangat bagi masyarakat Sunda untuk bersatu dalam membangun Indonesia yang adil dan sejahtera.

Acil Bimbo mengingatkan bahwa perubahan zaman meniscayakan adanya perubahan pada beberapa hal mengenai kebudayaan. Masyarakat Sunda harus mampu memberikan khasanah bagi kebudayaan Indonesia. Untuk memberi khasanah tersebut, Acil Bimbo ikut menyanyikan lagu baru “parade iye” yang romantis berirama Sunda dengan suara khas Bimbo yang berat dan berkharisma.

Suguhan tembang-tembang Sunda yang dinyanyikan oleh para pengisi acara mampu menghibur ratusan penonton yang memenuhi gedung berkapasitas 400 orang ini.[]

(bangadang.com)


AddThis
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Buka Puasa di Jakarta Utara

News image

Jakarta - Acara buka puasa bersama masyarakat Jakarta Utara, dilakukan kemarin (1/9/2010). Masyarakat dan DPD (Dewan Pimpinan Daerah) PKS Jakarta ...

Jumat, 3 September 2010

Buka Puasa di Rumah Bang Adang

News image

Jakarta-  Bang Adang mengadakan buka bersama kolega, sahabat, tetangga dan keluarga di kediamannya di Cipete, Jakarta Selatan, kemarin (26/8/2010)...

Selasa, 31 Agustus 2010

Bang Adang Sosialisasi UUD 45 di Jakarta

News image

Jakarta- Pemahaman yang mendalam tentang Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, pasca dilakukan amandemen oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik In...

Minggu, 15 Agustus 2010

next
prev