Cerita tentang Pasar Pesing Koneng PDF Cetak E-mail
Potret Jakarta
Senin, 12 Oktober 2009 07:36

Setiap nama tempat di Jakarta sudah pasti memiliki arti dan sejarah. Namun tidak semua orang mengetahui asal muasal atau asal usul nama tempat tersebut. Sebut saja nama Pasar Pesing Koneng yang terletak di Kedoyautara, Kebonjeruk, Jakarta Barat. Dipastikan masih banyak orang yang belum mengetahui asal usulnya.

Kasan (62), tokoh Betawi setempat, menyebutkan, berdasarkan cerita saudara-saudaranya yang usianya jauh di atasnya bahwa Pasar Pesing Koneng, yang lokasinya berada di sepanjang bantaran Kali Angke, dulunya adalah sebuah pasar yang menjadi persinggahan para pedagang dari sejumlah wilayah.

Ceritanya, pada saat itu, untuk membawa barang dagangan seperti sayuran, buah-buahan atau bumbu-bumbu dapur dan sebagainya, pedagang selalu menggunakan gerobak yang ditarik kuda (dulu orang menyebutnya pedati).

Nah, karena saat itu kuda pengangkut sayuran sering buang air seni di jalanan sehingga kawasan itu sering bau pesing yang menyengat. Bermula dari situlah orang menyebutnya sebagai Pasar Pesing.

Munculnya nama koneng di belakangnya karena di pasar itu dulunya terdapat lansiran kereta api. Saat ada dua kereta api yang melintas, penjaga pintu perlintasan selalu membunyikan lonceng. "Bunyi lonceng kan kloneng,..kloneng. Praktis nama kloneng disingkat menjadi koneng oleh warga. Tak lama warga langsung merangkainya menjadi sebuah nama Pasar Pesing Koneng," ujar Kasan yang mengaku mendapat cerita itu dari almarhum sang kakeknya.

Kasan kembali menceritakan, saat zaman penjajahan Belanda dulu, banyak pedagang yang secara swadaya memperbaiki jalan. Pada saat itu muncul dan berlaku sebuah pantangan bahwa seseorang tidak boleh berbicara kasar atau bersikap curang saat berdagang.

"Kalau ada yang bicara kasar atau curang dalam berdagang tidak lama kemudian orang itu akan tertimpa bala sampai meninggal dunia tanpa sebab," ungkap Kasan.

Selanjutnya, lelaki yang telah berusia 62 tahun ini menceritakan, dulu semasa ia masih kanak-kanak, air yang mengalir di Kali Angke ini sangat bersih. Warga sekitar banyak yang menggunakan air kali ini untuk mandi, mencuci, dan berwudhu. Bahkan karena airnya sangat jernih, tak sedikit warga yang mengonsumsinya.

Lain halnya cerita tokoh Betawi bernama Mat Kojim (61), yang juga merupakan warga setempat. Menurutnya, keunikan di Pasar Pesing Koneng sebenarnya bukan hanya pada namanya.

"Dulunya di wilayah ini juga dipercaya terdapat cerita mistis yakni tentang keberadaan buaya buntung di sekitar Kali Angke. Buaya buntung itu peliharaan seorang warga yang dihormati kala itu, namanya Mat Tiun," kisah Kojim seraya mengatakan bahwa Mat Tiun itu adalah kakek buyut menantunya.

Kala itu, lanjut Mat Kojim, Mat Tiun sedang menjala ikan di Kali Angke. Namun tanpa disengaja ada seekor anak buaya yang tersangkut di jaringnya. Merasa kasihan, lantas  Mat Tiun memilihara buaya itu hingga besar.

Untuk membedakan dengan buaya lainnya, Mat Tiun kemudian memotong buntut buaya miliknya. "Ini percaya atau tidak, buaya buntung itu sering membantu Mat Tiun saat menjala ikan dan hasilnya selalu banyak," cerita Mat Kojim.

Anehnya, hingga tahun 1970-an, saat itu masyarakat sekitar masih mempercayainya kalau buaya buntung itu masih hidup dan berkeliaran di Kali Angke.

Dalam kepercayaan warga, jika buaya buntung itu muncul ke permukaan maka itu menandakan bahwa akan terjadi sesuatu di kampung tersebut. Misalnya akan ada kematian atau bencana seperti banjir. "Ceritanya sih begitu, tapi sekarang mungkin tidak lagi. Habis bagaimana ada buaya, lah ikan saja pada mati karena sekarang air kalinya hitam dan banyak sampah," ujar Kojim.

Kisah atau cerita turun temurun tentang Pasar Pesing Koneng kini mulai dilupakan oleh generasi muda saat ini. Nampaknya hanya generasi yang berusia di atas 50-an saja yang masih mengetahui cerita tersebut.

Namun begitu, cerita ini patut dilestarikan karena bisa menjadi potensi budaya yang dapat menarik wisatawan untuk mengenal lebih dekat suatu wilayah. Menjadi tugas semua warga Jakarta untuk menjaga dan mengembangkannya.

(tim adangdaradjatun.com /s: bj)

 

AddThis
 

Berita

Bahas RUU Budidaya Pertanian Berkelanjutan, Baleg Pertajam Sanksi

Selasa, 16 Januari 2018

News image

  Adangdaradjatun.com (Selasa, 16 Januari 2018) – Drs. H. Adang Daradjatun menghadiri Rapat Badan Legislasi tentang Harmonisasi RUU Budidaya Pertanian Berkelanjutan di Ruang Rapat Badan Legislasi DPR RI, Jakarta. Rapat ini me...

Adang Daradjatun hadiri Maulid Nabi Muhammad di Islamic Center Jakarta

Sabtu, 13 Januari 2018

News image

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Drs. H. Adang Daradjatun Bersama Ribuan umat Islam menghadiri acara Peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Masjid Ja...

Rapat di Awal Tahun, Baleg Bahas Jadwal Sidang dan RUU Lembaga Pendidikan Keagam

Kamis, 11 Januari 2018

News image

Adangdaradjatun.com (Kamis, 11 Januari 2018) – Drs. H. Adang Daradjatun menghadiri Rapat Badan Legislasi DPR RI pada Kamis, 11 Januari 2018, di Ruang Badan Legislasi DPR RI, Jakarta. Rapat ini me...

Kegiatan Reses Adang Daradjatun di Jakarta Barat

Minggu, 24 Desember 2017

News image

Pada hari minggu, 24 Desember 2017, pukul 10.00 WIB Bpk Drs. H. Adang Daradjatun melaksanakan acara kunjungan ke masyarakat daerah pemilihan beliau di jakarta Barat pada Reses Masa Sidang ke-2 Ta...

Adang Daradjatun Reses Mengunjungi Masyarakat Tanjung Priok Jakarta Utara

Sabtu, 23 Desember 2017

News image

Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Bpk Drs. H Adang Daradjatun, menyambangi Masyarakat Sunter Jaya, tepatnya di Aula Yayasan Al-Huseiniyah, Jalan Sunter Bentengan Jaya, Sunter Jaya, Tanjung Priok pada Ha...

Kunjungan Bina Lingkungan Kerjasama PT Pertamina di Jakarta Barat

Kamis, 21 Desember 2017

News image

Program Bina Lingkungan Pertamina dilaksanakan sejak tahun 2004. Program ini ditujukan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi Perusahaan. Cakupan kegiatan Program Bina Lingkungan meliputi pemberian bantuan untuk be...

Acara Remaja Kebayoran 60an & Amancu, Hari Ayah dan Ibu

Minggu, 17 Desember 2017

News image

Bertempat di Ballroom Hotel Amoz Cozy, Jalan Melawai No.83-85, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang diadakan pada hari Minggu 17 Desember 2017 mulai pukul 10.00 WIB, Remaja Kebayoyan 60an bersama Aman...

Indonesia Darurat Narkoba, Bang Adang Ajak Kuatkan Peran Keluarga dan Masyarakat

Kamis, 7 Desember 2017

News image

Adangdaradjatun.com (Kamis, 7 Desember 2017) – Sejak Tahun 1971, Indonesia telah menyatakan diri sebagai Negara Darurat Narkoba. Namun sampai saat ini, pemberantasan Narkoba masih dirasa belum cukup signifikan menyelesaikan masalah na...

Fraksi PKS Ingatkan Pemerintah Jangan Jual BUMN

Rabu, 6 Desember 2017

News image

  Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi membentuk holding BUMN sektor pertambangan dengan penandatanganan akte inbreng pada Senin 27 November 2017. RUPSLB tiga perusahaan BUMN, yaitu PT Antam ...

50 Tahun Persahabatan Boedoet 67

Minggu, 3 Desember 2017

News image

50 Tahun Persahabatan Boedoet '67 3 Desember 20...

Kunjungan Bina Lingkungan Adang Daradjatun Ke Jakarta Barat

Senin, 13 November 2017

News image

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai agen pembangunan memiliki peran penting dalam pembangunan masyarakat. PT Pegadaian (Persero), sebagai salah satu BUMN, yang operasionalnya ditujukan untuk mencegah ijon, rentenir, dan pinjaman ti...

Reses di Jakarta Utara

Minggu, 12 November 2017

News image

Pada reses Masa Sidang 1 Tahun 2017/2018, Bpk. Drs. H. Adang Daradjatun mengadakan kunjungan ke salah satu daerah pemilihan Beliau yang diadalkan pada hari Minggu, 12 November 2017 dan dilaksanakan di...

Reses dan Pasar Murah di Jakarta Barat

Sabtu, 11 November 2017

News image

Pada reses Masa Sidang 1 Tahun 2017/2018, Bpk. Drs. H. Adang Daradjatun mengadakan kunjungan ke salah satu daerah pemilihan Beliau yang diadalkan pada hari Sabtu, 11 November 2017 dan dilaksanakan di...

Pak Adang Kundapil Ke Bantaran Sungai Jakarta Utara

Minggu, 22 Oktober 2017

News image

Pada Hari Minggu, 22 Oktober 2017, Bpk. Drs. H. Adang Daradjatun mengadakan acara kunjungan ke daerah pemilihan (Kundapil) dalam rangka memenuhi salah satu kewajiban Anggota DPR RI, yaitu mengunjungi mas...

Kundapil ke Jakarta Barat, Ini Aspirasi Yang Disampaikan Ke Pak Adang

Sabtu, 21 Oktober 2017

News image

Dalam Peraturan DPR RI Nomor 1 tahun 2014 tentang tata tertib, diatur mengenai kunjungan Anggota DPR RI yang dilakukan dapat dilaksanakan pada masa sidang, maupun masa reses. Berkenaan dengan hal...