Masjid Lautze dan Karim Oei Tjeng Hien PDF Cetak E-mail
Nusantara
Sabtu, 22 Agustus 2009 22:14

Masjid Karim Oei atau Masjid Lautze di jalan Lautze, Pasar Baru, Jakarta Pusat, awalnya merupakan sebuah ruko berlantai empat yang kemudian disewa untuk untuk dijadikan masjid. Mesjid ini mungkin satu-satunya mesjid di Indonesia yang tak berbeduk dan tak bermenara. Kebanyakan masjid di Indonesia berdiri kokoh dan megah dengan pengaruh kebudayaan kubah Timur Tengah. Berbeda dengan masjid satu ini, yakni Masjid Lautze yang berada di jalan Lautze no. 87-89 Jakarta Barat. Masjid ini tidak memiliki tampilan seperti kebanyakan tempat ibadah.

Ssejarah panjang tersimpan dari masjid yang didirikan 1991 silam oleh mantan Presiden BJ Habibie ini. Berawal dari sejumlah tokoh islam yang berasal dari ormas islam seperti NU, Muhammdiyah, Al-wasliyah, Kahmi dan putra muslim keturunan cina Haji Karim Oei, (Ali karim Oei) membuat yayasan yang diberi nama Yayasan Oei Tjeng hien.Yayasan ini kemudian dikenal seagai Yayasan Haji Karim Oei, sebuah yayasan informasi islam bagi warga negara indonesia (WNI) keturunan cina yang beragama islam.

Masjid Lautze didirikan untuk mengenang tokoh Tionghoa muslim Haji Karim Oei Tjeng Hien (1905-1988) yang juga dikenal dengan nama Haji Abdulkarim. Seorang tokoh yang bergabung dalam organisasi Muhammadiyah, serta mantan anggota Parlemen RI dan juga pendiri organisasi warga etnis Tionghoa Islam, dengan nama Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI).

Tahun 1967-1974, Karim Oei menjabat sebagai anggota Pimpinan Harian Masjid Istiqlal Jakarta yang ditunjuk langsung oleh Presiden, beliau juga menjadi anggota Dewan Penyantun BAKOM PKAB, dan anggota Pengurus MUI Pusat.

Selain aktif dalam organisasi Islam, Haji Karim Oei juga sukses di dunia bisnis, dia pernah menjabat sebagai Komisaris Utama BCA, Direktur Utama Asuransi Central Asia, Direktur PT Mega, Direktur Utama Pabrik Kaos Aseli 777, dan Direktur Utama Sumber Bengawan Mas.

Kehidupan religiusnya yang tinggi membuat Haji Abdulkarim memiliki niat untuk menyiarkan dan mengembangkan Islam di Indonesia, khususnya untuk warga keturunan Tionghoa.
Pada 1988, Haji Karim Oei Tjeng Hien meninggal dunia. Sosok tokoh ini merupakan tokoh yang dinilai memiliki figur yang pantas diangkat. Meski seorang yang berasal dari etnis non pribumi, Haji Karim Oei merupakan seorang nasionalis yang sangat mencintai Indonesia.

Sepeninggal Haji Karim, pada 1991 beberapa tokoh dari berbagai ormas yaitu NU, Muhammadiyah, KAHMI, Al-Washliah, ICMI, dan beberapa tokoh muslim Tionghoa sepakat mendirikan sebuah yayasan yang bertujuan sebagai pusat informasi Islam khususnya kalangan etnis Tionghoa.

Nama Yayasan tersebut adalah Yayasan Haji Karim Oei dengan maksud mengenang sekaligus agar terinspirasi dengan perjuangan Haji Karim Oei.

Pada mulanya yayasan yang sekaligus menjadi masjid ini bertempat dengan menyewa satu lantai di Jalan Lau Tze 87-89 Pasar Baru Jakarta Pusat. Hal ini menurut pendiri dan pengurusnya merupakan sebuah langkah nekat. Betapa tidak, dengan menyewa satu lantai ruko sebagai masjid merupakan hal yang sangat nekat. Jika sewaktu-waktu lantai itu tidak ingin disewakan maka masjidnya akan bubar.

Pada tahun 1994, ruko yang semula sewa berubah menjadi hak milik. Pada waktu itu, pemilik ruko meminta agar yayasan membeli saja ruko tersebut. Akhirnya pada 1994, Habibie membeli ruko tersebut sekaligus meresmikan Masjid Lau Tze. Karena dinilai sempit, pada 1996 ruko sebelah masjid dibeli kembali dan digabungkan menjadi masjid. Hingga kini bangunan masjid terdiri dari gabungan dua buah ruko dan dapat menampung kurang lebih 400 jamaah.

Mesjid ini masih bernuansa seperti masjid-masjid di Beijing, China. Di sana bangunan masjid sama seperti dengan bangunan klenteng. Hal ini menurut Yusman agar para jamaah yang kebanyakan adalah etnis Tionghoa lebih merasa nyaman berada di masjid tersebut.

Dari luar bangunan masjid memang seperti bangunan ruko empat lantai, di kanan, kiri dan depan serta di kawasan masjid memang berdiri bangunan ruko-ruko dan merupakan kawasan pecinan.

Arsitektur dalam masjid tidak terlepas dengan corak Chinesse, yakni tembok berwarna kuning dengan ukiran berwarna merah. Ada juga kaligrafi bertuliskan “Bismillahirrahmanirrahim” dengan sedikit sentuhan kaligrafi China.

Lantai satu dan lantai dua masjid digunakan untuk shalat, lantai tiga untuk ruang kantor pengurus masjid dan di lantai empat menjadi ruang pertemuan. Di lantai empat ini sering digelar acara pernikahan.

Pengurus Yayasan, Haji Yusman Iriansyah, menuturkan perkembangan Islam di masyarakat Tionghoa saat ini jauh berkembang pesat. Tidak hanya dari seputaran Jakarta saja, werga dari berbagai daerah seperti Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi dan daerah di luar Jawa juga banyak datang ke masjid ini untuk menunaikan shalat.

A hui, pria kelahiran 11 Agustus 1958 yang baru tiga tahun memeluk Islam menyatakan senang menjadi jamaah masjid ini, karena selain bisa bertemu dengan orang-orang keturunan Tionghoa seperti dirinya, A Hui juga bangga bahwa di kawasan pecinan seperti itu ada juga mesjid, “Ini membuktikan keberagaman etnis Tionghoa.” katanya sambil tersenyum.

Uniknya, Masjid Lautze seringkali disebut masjid dua waktu, yakni masjid yang hanya menggelar sholat Dzuhur dan Ashar saja, karena memang masjid ini dibuka berdasarkan jam kantor, sehingga saat waktu Subuh, Mahgrib dan Isya masjid ini tidak dibuka.

Hal ini karena menyesuaikan dengan jam dan hari kerja. Karena dekat dengan perkantoran dan pertokoan, maka masjid ini hanya ramai pada jam-jam salat zuhur dan asar. Setelah jam lima biasanya masjid ditutup. Begitu juga dengan hari Sabtu, dimana banyak para pekerja yang libur maka masjid ini juga ditutup. Kecuali hari Minggu, masjid ini menggelar acara pengajian dan silahturahhmi untuk jamaah, namun acara tersebut tetap dibuka untuk umum.

(tim adangdaradjatun.com / s: kabarinews, republika, dll)

 


AddThis
Comments
Add New Search
jadwal pengajian
Dini Rosdiani 2011-01-17 14:43:44

Asslm,wr.wb.
Mohon informasi untuk jadwal pengajian/ tausiah dan apakah ada bimbingan belajar iqro & pengajian untuk anak-anak.

terima kasih.
Wassalam
Write comment
Name:
Email:
 
Title:
Masukkan Kode Anti-Spam yang ada pada Gambar di Atas Pada Kolom Kosong Di Sampingnya

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Berita

Adang Daradjatun Mengikuti Rapat Paripurna Pengesahan Anggota LPSK

Selasa, 7 Februari 2012

News image

Jakarta – Adang Daradjatun mengikuti Rapat Paripurna Pengesahan Anggota LPSK di Gedung DPR RI hari ini (7/2/2012). Rapat ini di pimpin oleh Pimpinan dewan Priyo Budi Santosa  yang membahas b...

Adang Daradjatun Hadiri Rapat Dengar Pendapat Umum di Komisi III DPR RI

Senin, 6 Februari 2012

News image

Jakarta – Adang Daradjatun serius mengikuti rapat dengar pendapat umum Anggota Komisi III DPR RI hari ini (06/02/2012) yang dipimpin wakil Ketua Komisi III DPR RI Azis Syamsudin.Ada empat e...

Adang Daradjatun Menghadiri Rapat Panitia Kerja RUU Penanganan Konflik Sosial

Jumat, 3 Februari 2012

News image

Bogor -  Drs. H Adang Daradjatun menghadiri rapat Panja  pansus RUU Penanganan Konflik Sosial tanggal 1-3 Februari 2012 di wisma Kopo DPR RI, Cisarua Bogor....

Komisi III DPR Ri Raker dengan Kapolri

Jumat, 3 Februari 2012

News image

Jakarta - Komisi III DPR dan Kapolri menggelar rapat kerja dengan Kapolri Jenderal Timur Pradopo di gedung DPR, Jakarta, Rabu (1/2/2012). Rapat kerja ini membahas kerusuhan di b...

Rapat Kerja Nasional PB PABBSI Untuk Kelanjutan Prestasi

Kamis, 26 Januari 2012

News image

Jakarta – Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat dan Binaraga Se-Indonesia (PB PABBSI) mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas 2011) di Hotel Kaisar Duren Tiga Jakarta kemarin (25/1/2012) dengan T...

Donor Darah PDDI, Relawan Oranye dan Republika di Masjid At Tin

Sabtu, 31 Desember 2011

News image

Jakarta - Ketua Perhimpunan Donor Darah Seluruh Indonesia (PDDI) Adang Daradjatun menghadiri acara donor darah pada acara Dzikir Nasional Republika di Masjid At Tin Jakarta Timur hari ini (31/12/2011). Acara ...

Silaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat Jakarta Barat

Jumat, 23 Desember 2011

News image

Jakarta - Bertempat di Gedung Perkumpulan Sosial Chiu Ling Thong Siang Hwee RT 03/03 Kelurahan Pekojan, Kec. Tambora Jakarta Barat, Adang Daradjatun, anggota DPR-RI komisi III frak...

Silaturahmi dan serap Aspirasi masyarakat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu

Rabu, 21 Desember 2011

News image

Jakarta – Adang Daradjatun mengadakan silaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu dilaksanakan di Restoran bumbu desa Kelapa Gading Jakarta Utara 21 Desember 2011...

Adang Daradjatun Memberikan Santunan Anak Yatim di Cilincing

Minggu, 18 Desember 2011

News image

 Jakarta - Anak-anak Kelurahan Cilincing beserta orang tuanya memenuhi aula masjid Nur Daradjatun pagi ini, juga murid TK Anggrek Merah dan warga yang ada di rumah susun Marunda. Me...

PT KAI Beri Penghargaan kepada Atlet PABBSI Peraih Medali Sea Games XXVI 2011

Selasa, 6 Desember 2011

News image

Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (persero) sebagai BUMN yang membina dan menjadi Bapak asuh cabang olah raga PABBSI (Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi seluruh Indo...

Hari Pertama, Angkat Besi sumbangkan 3 Emas untuk Indonesia

Sabtu, 19 November 2011

News image

Palembang - Lifter Eko Yuli Irawan dan Triyatno jadi bintang pada hari pertama pertandingan cabang angkat besi SEA Games XXVI di Gedung Dempo Jakabaring Sport Centre Palembang, Jumat (18/11). Keduanya ...

Sebanyak 80 lifter mengikuti cabang Angkat Besi

Jumat, 18 November 2011

News image

Palembang - Sebanyak 80 lifter dari sembilan negara di Asia Tenggara mengikuti SEA Games 2011 yang diselenggarakan di Palembang, mulai Jumat (18/11). Dalam ...

Pelantikan Pengurus Pusat BAMMUS Sunda

Senin, 7 November 2011

News image

Bandung - Pelantikan pengurus Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Sunda periode 2011 - 2014 di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jln. Dipati Ukur Bandung, Sabtu (5/11). Dalam acara ters...

Adang Daradjatun Silaturahmi dan Serap Aspirasi masyarakat Jakarta Barat

Sabtu, 5 November 2011

News image

Jakarta - Adang Daradjatun kembali melakukan silaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat Jakarta Barat yang dilakukan di Saung Akmal Kresek Kalideres hari Kamis (3/11/2011). Hadir dalam acara ini ...

Adang Daradjatun Silaturahmi dan Menyerap Aspirasi Masyarakat Jakarta Utara

Jumat, 4 November 2011

News image

Jakarta - Silaturahmi dan menyerap Aspirasi Masyarakat Jakarta Utara bersama bpk Drs. Adang Daradjatun, anggota DPR RI Komisi III, Fraksi PKS bertempat di Kecamatan Koja Jakarta Utara hari (2/11/2011). ...